tik...tik..tik...


Kosong...
Isi...
Kosong lagi...
Mengapa rasa itu tak henti2nya mempermainankanku
Ketika kudapati diriku tersudut di antara semak2 kefanaan yang berwujud ’sombong’
Ketika pikirku hanya terlena pada sebuah nisan yang bernama ’ketidakpedulian’
Tatap sekali lagi jiwa itu...
Tatap dan pungut
Lalu lemparkan ke langit
Biar dia terbang..
Biar ia sadar...
Waktu takkan menunggu...
Hingga sesal tiba.......
=================================12-02-2008

0 comments: