Showing posts with label gurat-gores. Show all posts
Showing posts with label gurat-gores. Show all posts

cold.... cold... cold


cold............
rainy day.................
where did u go?????????

Perahu 22




Perahu 22
Perahu itu tak hendak pergi

Tak jua selamanya tertambat di sana

Ini baru yang ke 22

Masih banyak bekal yang harus di naikkan ke perahu itu

Sang Empunya juga belum mempercayakan kepada siapa perahu itu kan di bawa berlayar

Nantilah bila badai telah reda, bila angin bersahabat

Tak apa bila di perjalanan nanti kan ada topan

Karena perahu itu punya layar punya sabar


Di gores pada 7 September 08

MIMPI

Malam terasa berat menyesak

Seolah gelap melenyapkan segala impian yang seharusnya ada kala petang menjelang

Kehabisan mimpi...

Pengembara itu seperti kehabisan mimpi yang tak kunjung datang

Ia melangkah tanpa arah ataupun tujuan

Bersama angin dan debu yang menjadi satu

Setapak lalu terhenti…

Ia tak tahu seberapa jauhkah lagi perjalanannya

Ia merasa terombang-ambing di lautan kebingungannya...

Padahal disana ketika malam tiba...

Sang Penguasa menciptakan bintang untuk ia baca

Tuk menuntun langkahnya…

Tapi pengembara itu terus saja melangkah tanpa arah…

Siang berganti malam...

Malam berganti siang...

Berpuluh-puluh bahkan hampir beratus bintang tak ia hiraukan...

Ia hanya sibuk meneliti jalan di bawahnya menghindari kerikil-kerikil kecil yang mungkin bisa melukainya

Hingga di ujung malam

Masih tanpa mimpi

Ia melihat ke langit yang tak pernah ia sapa

Betapa takjubnya ia melihat bentangan layar hitam dengan ratusan bahkan ribuan benda berkilau

Ia baru menyadari bahwa ia tak sendiri...

Ada yang bersamanya di atas sana...

Bukan... bukan hanya di atas sana

Di sampingnya, di depannya di belakangnya...

Dimanapun ia menghadapkan wajahnya...

Bahkan ketika ia memejamkan matanya...

Ia ternyata tetap ada, di sana.. di hatinya....

Tiba-tiba ia merasa malu...

Malu pada bintang, rembulan, lautan, gunung, matahari...

Lebih malu lagi ia pada Maha Pencipta

Malu karena ia telah membiarkan langkah-langkahnya hampa...

Malu atas ketidakpeduliannya...

Dan ketika cahaya rembulan berganti sejuknya pagi

Ia tahu kemana ia akan melangkah

Ia yakin...

Kini ia punya mimpi

Dengan kaki, dengan hati...

Di gores pada 4 Agustus 2008

a pRayeR


Bulir hari berganti bulan... lukanya tak jua menepi oleh waktu

Tak teduh tak juga kering.. malah sepertinya kian berjelaga…

Rabb, aku tau engkau takkan memberikan cobaan yang tak mampu kami emban…

Tolong... kuatkanlah langkah kami...

Luruskanlah jalan kami...

Kami hanyalah hambaMu yang dhaif...

Ampunilah segala khilaf dan ujub...

Sombong dan riya’ yang mungkin tidak kami sadari…

Rabb,

Berikanlah kami petunjukMu. . .

J.E.D.A


Its come when i try to stand

When im ready to fly over my wings

Then all of faith will fading away

When I close my eyes

Too much memory to forget

When I turn my steps

Too much moment to leave

When I laugh

Too much tear to wipe

Too much pain to heal

But when I see the sky

There’s stars that smiles to me…

11 june 2008


picture source: here

DuH2... meLow2...MaLem2...


Bila saja lantunan doaku sampai kepadanya yang kurindukan senyum dan tawanya…

Tapi diri terlalu angkuh untuk mengakui sebuah fitrah hati. . .

Hanya seuntai doa yang mengantar pejam mataku malam ini

Rabb, jagakanlah sebentuk hati itu....

Pada suatu malam

March, 8th 2008

Way oF loVe (if.....)

Jalan Cinta

Semua resah hati manusiamu untuk membagi kisah atas nama cinta

Derai air mata di setiap sujudmu sperti tak pernah cukup untuk menjagaku

Jangan butakan hati menjadi cinta yang semu

Cinta yang semu

Kau hembuskan ayat2 cinta untukku

Di sela doa dalam malam-malam yang sunyi

Ampun yang engkau pinta dalam smua keraguan yang telah meliputi jiwamu

Semoga akan membawa cintamu pada diriku dalam jalan dan ridhoNya

Jangan butakan hati menjadi cinta yang semu

Cinta yang semu

Kau hembuskan ayat2 cinta untukku

Di tengah terik matahari dan dinginnya malam

Kau panjatkan ayat2 cinta padaNya

Melindungi dan menjaga kisah cinta kita

Kau hembuskan ayat2 cinta untukku

Di tengah terik matahari dan dinginnya malam

Well, ingin rasanya mengatakan lirik di atas itu ke seseorang...

But, dont know-lah mw bilang ke sapa . . . heheheh

Yup, kemaren udah sempet liat ayat2 cinta lewat vcd bajakan hahaha lumayan-lah buat ngusir rasa penasaran, but juga jadi kecewa coz filmnya ga sebagus novelnya (hmmm.. kayaknya biasa terjadi ya??)

iN a RuSh

Entah kenapa ada rasa kehilangan yang sangat saat pesan-pesan untuk kalbu itu pudar..

Mungkin ditelan kesibukan hari atau mungkin asa telah jenuh menyapa kehampaan

Atau bisa jadi hati salah memaknai sebuah ketulusan…

Kuharap pikirku takkan selalu tertuju pada apa yang nampak

Meskipun hilang paling tidak aku sadar ternyata hati ini tak sepenuhnya beku…

Hanya saja mungkin butuh sedikit waktu…

=========================================================250208

tik...tik..tik...


Kosong...
Isi...
Kosong lagi...
Mengapa rasa itu tak henti2nya mempermainankanku
Ketika kudapati diriku tersudut di antara semak2 kefanaan yang berwujud ’sombong’
Ketika pikirku hanya terlena pada sebuah nisan yang bernama ’ketidakpedulian’
Tatap sekali lagi jiwa itu...
Tatap dan pungut
Lalu lemparkan ke langit
Biar dia terbang..
Biar ia sadar...
Waktu takkan menunggu...
Hingga sesal tiba.......
=================================12-02-2008

dAwAi BeRimA


Kata
Terpencar terserak terpisah
Lukamu
Teruntai terlantun terkisah
Perihmu
Terkias terlepas tergilas
Dawai kata terpetik berima
Sepimu tak jua meneduh
oleh riuh deru masa
Sudah,
Tinggalkan saja gurat pedihmu di sana
Laun pasti bayang kan samar temaram
Bersama senja
Di awal bahagia

(Titip nasehat tuk seseorang, kata pujangga 'cinta tak harus memiliki' dan kamu ga ngerasainnya sendiri kok. Just Kip fight and be d PRINCE 4 someone else...Just trust, ur destiny will appear IT face, not to imagine but REAL 4 hold in ur heart )

iNgiN


Benarnya aku ingin mempercayaimu
Saat mentari pagi tersenyum hangat
Saat hari tenggelam di kaki senja
Benarnya aku ingin mempercayaimu
Saat bumi berselimutkan terik
Saat langit bertiraikan hujan
BENARNYA AKU INGIN MEMPERCAYAIMU
Sungguh....